hey Lika .. do not forget !

Kaulikasdachh@gmail.com

Wednesday, July 2, 2014

Kearifan Lokal

Nama : Kaulika Shabrina
NPM   :14513782
Kelas  :1PA022

 PENGERTIAN KEARIFAN LOKAL
Pengertian Kearifan Lokal dilihat dari kamus Inggris Indonesia, terdiri dari 2 kata yaitu kearifan (wisdom) dan lokal (local). Local berarti setempat dan wisdom sama dengan kebijaksanaan. Dengan kata lain maka local wisdom dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan, nilai-nilai-nilai, pandangan-pandangan setempat (local) yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatnya. Dalam disiplin antropologi dikenal istilah local genius. Local genius ini merupakan istilah yang mula pertama dikenalkan oleh Quaritch Wales. Para antropolog membahas secara panjang lebar pengertian local genius ini (Ayatrohaedi, 1986). Antara lain Haryati Soebadio mengatakan bahwa local genius adalah juga cultural identity, identitas/kepribadian budaya bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap dan mengolah kebudayaan asing sesuai watak dan kemampuan sendiri (Ayatrohaedi, 1986:18-19). Sementara Moendardjito (dalam Ayatrohaedi, 1986:40-41) mengatakan bahwa unsur budaya daerah potensial sebagai local genius karena telah teruji kemampuannya untuk bertahan sampai sekarang.

Ciri-cirinya adalah:
1. mampu bertahan terhadap budaya luar,
2. memiliki kemampuan mengakomodasi unsur-unsur budaya luar,
3. memunyai kemampuan mengintegrasikan unsur budaya luar ke dalam budaya asli,
4. memunyai kemampuan mengendalikan,
5. mampu memberi arah pada perkembangan budaya.
I Ketut Gobyah dalam “Berpijak pada Kearifan Lokal” dalam http://www. balipos.co.id, didownload 17/9/2003, mengatakan bahwa kearifan lokal (local genius) adalah kebenaran yang telah mentradisi atau ajeg dalam suatu daerah. Kearifan lokal merupakan perpaduan antara nilai-nilai suci firman Tuhan dan berbagai nilai yang ada. Kearifan lokal terbentuk sebagai keunggulan budaya masyarakat setempat maupun kondisi geografis dalam arti luas. Kearifan lokal merupakan produk budaya masa lalu yang patut secara terus-menerus dijadikan pegangan hidup. Meski pun bernilai lokal tetapi nilai yang terkandung di dalamnya dianggap sangat universal.
S. Swarsi Geriya dalam “Menggali Kearifan Lokal untuk Ajeg Bali” dalam Iun,secara konseptual, kearifan lokal dan keunggulan lokal merupakan kebijaksanaan manusia yang bersandar pada filosofi nilai-nilai, etika, cara-cara dan perilaku yang melembaga secara tradisional. Kearifan lokal adalah nilai yang dianggap baik dan benar sehingga dapat bertahan dalam waktu yang lama dan bahkan melembaga.
Dalam penjelasan tentang ‘urf, Pikiran Rakyat terbitan 6 Maret 2003 menjelaskan bahwa tentang kearifan berarti ada yang memiliki kearifan (al- ‘addah al-ma’rifah), yang dilawankan dengan al-‘addah al-jahiliyyah. Kearifan adat dipahami sebagai segala sesuatu yang didasari pengetahuan dan diakui akal serta dianggap baik oleh ketentuan agama. Adat kebiasaan pada dasarnya teruji secara alamiah dan niscaya bernilai baik, karena kebiasaan tersebut merupakan tindakan sosial yang berulang-ulang dan mengalami penguatan (reinforcement). Apabila suatu tindakan tidak dianggap baik oleh masyarakat maka ia tidak akan mengalami penguatan secara terus-menerus. Pergerakan secara alamiah terjadi secara sukarela karena dianggap baik atau mengandung kebaikan. Adat yang tidak baik akan hanya terjadi apabila terjadi pemaksaan oleh penguasa. Bila demikian maka ia tidak tumbuh secara alamiah tetapi dipaksakan.
Secara filosofis, kearifan lokal dapat diartikan sebagai sistem pengetahuan masyarakat lokal/pribumi (indigenous knowledge systems) yang bersifat empirik dan pragmatis. Bersifat empirik karena hasil olahan masyarakat secara lokal berangkat dari fakta-fakta yang terjadi di sekeliling kehidupan mereka. Bertujuan pragmatis karena seluruh konsep yang terbangun sebagai hasil olah pikir dalam sistem pengetahuan itu bertujuan untuk pemecahan masalah sehari-hari (daily problem solving).
Kearifan lokal merupakan sesuatu yang berkaitan secara spesifik dengan budaya tertentu (budaya lokal) dan mencerminkan cara hidup suatu masyarakat tertentu (masyarakat lokal). Dengan kata lain, kearifan lokal bersemayam pada budaya lokal (local culture).
Budaya lokal (juga sering disebut budaya daerah) merupakan istilah yang biasanya digunakan untuk membedakan suatu budaya dari budaya nasional (Indonesia) dan budaya global. Budaya lokal adalah budaya yang dimiliki oleh masyarakat yang menempati lokalitas atau daerah tertentu yang berbeda dari budaya yang dimiliki oleh masyarakat yang berada di tempat yang lain. Permendagri Nomor 39 Tahun 2007 pasal 1 mendefinisikan budaya daerah sebagai “suatu sistem nilai yang dianut oleh komunitas atau kelompok masyarakat tertentu di daerah, yang diyakini akan dapat memenuhi harapan-harapan warga masyarakatnya dan di dalamnya terdapat nilai-nilai, sikap tatacara masyarakat yang diyakini dapat memenuhi kehidupan warga masyarakatnya”.
Di Indonesia istilah budaya lokal juga sering disepadankan dengan budaya etnik/ subetnik. Setiap bangsa, etnik, dan sub etnik memiliki kebudayaan yang mencakup tujuh unsur, yaitu: bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian, sistem religi, dan kesenian.
Secara umum, kearifan lokal (dalam situs Departemen Sosial RI) dianggap pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Dengan pengertian-pengertian tersebut, kearifan lokal bukan sekedar nilai tradisi atau ciri lokalitas semata melainkan nilai tradisi yang mempunyai daya-guna untuk untuk mewujudkan harapan atau nilai-nilai kemapanan yang juga secara universal yang didamba-damba oleh manusia.
Dari definisi-definisi itu, kita dapat memahami bahwa kearifan lokal adalah pengetahuan yang dikembangkan oleh para leluhur dalam mensiasati lingkungan hidup sekitar mereka, menjadikan pengetahuan itu sebagai bagian dari budaya dan memperkenalkan serta meneruskan itu dari generasi ke generasi. Beberapa bentuk pengetahuan tradisional itu muncul lewat cerita-cerita, legenda-legenda, nyanyian-nyanyian, ritual-ritual, dan juga aturan atau hukum setempat.
Kearifan lokal menjadi penting dan bermanfaat hanya ketika masyarakat lokal yang mewarisi sistem pengetahuan itu mau menerima dan mengklaim hal itu sebagai bagian dari kehidupan mereka. Dengan cara itulah, kearifan lokal dapat disebut sebagai jiwa dari budaya lokal.
Jenis-jenis kearifan local, antara lain;
1. Tata kelola,berkaitan dengan kemasyarakatan yang mengatur kelompok sosial (kades).
2. Nilai-nilai adat, tata nilai yang dikembangkan masyarakat tradisional yang mengatur etika.
3. Tata cara dan prosedur, bercocok tanam sesuai dengan waktunya untuk melestarikan alam.
4. Pemilihan tempat dan ruang.
Kearifan lokal yang berwujud nyata, antara lain;
1. Tekstual, contohnya yang ada tertuang dalam kitab kono (primbon), kalinder.
2. Tangible, contohnya bangunan yang mencerminkan kearifan lokal.
3. Candi borobodur, batik.
Kearifan lokal yang tidak berwujud;
• Petuah yang secara verbal, berbentuk nyanyian seperti balamut.
Fungsi kearifan lokal, yaitu;
1. Pelestarian alam,seperti bercocok tanam.
2. Pengembangan pengetahuan.
3. Mengembangkan SDM.
Contuh kearifan lokal yang ada di daerah banjar adalah seperti Baayun Maulid.
Contohnya pada cerpen ”Anak Ibu yang Kembali” karya Benny Arnas, di sana pandangan punya anak lelaki lebih baik daripada punya anak perempuan itu tidak dapat digolongkan dalam kearifan lokal karena toh memang tidak mampu menjawab pertanyaan zaman. Kini, di kota-kota besar, para orang tua lebih suka menginvestasikan hartanya untuk di masa tuanya nanti hidup leha-leha di rumah jompo elit tanpa memikirkan kehidupan anak-anaknya. Demikian pula dengan cerpen Hari Pasar karya Nenden Lilis yang bercerita tentang kehidupan seorang pedagang di sebuah pasar yang punya banyak anak dan harus berhutang sana-sini untuk kehidupannya sehari-hari termasuk untuk modal usahanya. Kehidupan semacam ini adalah gambaran yang nyata yang ada di sekitar kita, dan kearifan yang ada di sana adalah kearifan universal di mana meskipun miskin, tetapi pasangan orang tua di dalam cerpen itu mati-matian menyuruh anak-anaknya tetap sekolah.

Contoh Kearifan Lokal

Papua, terdapat kepercayaan te aro neweak lako (alam adalah aku). 
Gunung Erstberg dan Grasberg dipercaya sebagai kepala mama, tanah 
dianggap sebagai bagian dan hidup manusia. Dengan demikian maka 
pemanfaatan sumber daya alam secara hati-hati. 
- Serawai, Bengkulu, terdapat keyakinan celako kumali. Kelestarian 
lingkungan terwujud dan kuatnya keyakinan ini yaitu tata nilai tabu dalam 
berladang dan tradisi tanam tanjak. - Dayak Kenyah, Kalimantan Timur, terdapat tradisi tana’ ulen. Kawasan 
hutan dikuasai dan menjadi milik masyarakat adat. Pengelolaan tanah 
diatur dan dilindungi oleh aturan adat. 
- Masyarakat Undau Mau, Kalimantan Barat. Masyarakat mi 
mengembangkan kearifan lingkungan dalam pola penataan ruang 
pemukiman, dengan mengklasifikasi hutan dan memanfaatkannya. 
Perladangan dilakukan dengan rotasi dengan menetapkan masa bera, dan 
mereka mengenal tabu sehingga penggunaan teknologi dibatasi pada 
teknologi pertanian sederhana dan ramah lingkungan. 
- Masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan, Kampung Dukuh Jawa Barat. 
Mereka mengenal upacara tradisional, mitos, tabu, sehingga pemanfaatan 
hutan hati-hati. Tidak diperbolehkan eksploitasi kecuali atas ijin sesepuh 
adat. 
- Bali dan Lombok, masyarakat mempunyai awig-awig. 

Referensi:
file:///C:/Users/Aspire/Downloads/Pengertian%20Kearifan%20Lokal.pdf
http://www.papuaindependent.com
www.psychologymania.com/2012/11/pengertian-kearifan-lokal.html

Tuesday, April 29, 2014

Konsep Dasar dari Ilmu Alamiah Dasar

Nama: Kaulika Shabrina
NPM: 14513782

ILMU ALAMIAH DASAR
Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.

A.     MANUSIA YANG BERSIFAT UNIK

Ciri-ciri manusia

a.       Organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutama otaknya

b.      Mengadakan metabolisme atau pertukaran zat, (ada yang masuk dan keluar)

c.       Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar

d.      Memiliki potensi untuk berkembang biak

e.       Tumbuh dan bergerak

f.        Berinteraksi dengan lingkungannnya

g.       Sampai pada saatnya mengalami kematiian


            Manusia adalah  makhluk yang lemah dibanding makhluk lain namun dengan akal budinya dan kemauannya yang sangat kuat maka manusia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan ilmu pengetahuan dan  teknologi manusia dapat hidup dengan lebih baik lagi. Akal budinya dan kemauannya yang sangat kuat itulah sifat unik dari manusia.


B.     KURIOSITAS ATAU RASA INGIN TAHU DAN AKAL BUDI

Rasa ingin tahu makhluk lain lebih didasarkan oleh naluri (instinct) /idle curiosity naluri ini didasarkan pada upaya mempertahankan kelestaraian hidup dan sifatnya tetap sepanjang zaman. Manusia juga mempunyai naluri seperti tumbuhan dan hewan tetapi ia mempunyai akal budi yang terus berkembang serta rasa ingin tahu yang tidak terpuaskan.

Sesuatu masalah yang telah dapat dipecahkan maka akan timbul masalah lain yang menunggu pemecahannya, manusia setelah tahu apanya maka ingin tahu bagimana dan  mengapa.


Contoh :
 tempat tinggal manusia purba sampai manusia modern, contoh lain seperti penyakit setelah ditemukan obat suatu penyakit ada penyakit lain lagi yang dicoba untuk dicari obatnya (HIV AIDS)


C.     PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA

            Manusia yang mempunyai rasa ingin tahu terhadap rahasia alam mencoba menjawab dengan menggunakan pengamatan dan penggunaan pengalaman, tetapi sering upaya itu tidak terjawab secara memuaskan. Pada manusia kuno untuk memuaskan mereka menjawab sendiri. Misalnya kenapa ada pelangi mereka membuat jawaban, pelangi adalah selendang bidadari atau kenapa gunung meletus jawabannya karena yang berkuasa marah. Dari hal ini timbulnya pengetahuan tentang  bidadari dan sesuatu yang berkuasa. Pengetahuan baru itu muncul dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan yang disebut mitos. Cerita-cerita mitos disebut legenda. Mitos dapat diterima karena keterbatasan penginderaan, penalaran, dan hasrat ingin tahu yang harus dipenuhi. Sehubungan dengan dengan kemajuan zaman, maka lahirlah ilmu pengetahuan dan metode ilmiah.

            Puncak pemikiran mitos  adalah pada zaman Babilonia  yati kira-kira 700-600 SM. Orang Babilonia berpendapat  bahwa alam semesta  itu sebagai ruangan setengah bola dengan bumi yang datar sebagai lantainya dan langit dan bintang-bintang sebagai atapnya. Namun yang menakjubkan mereka telah mengenal bidang ekleptika sebagai bidang edar matahari dan menetapkan perhitungan  satu tahun yaitu satu kali matahari beredar ketempat semula, yaitu 365,25 hari. Pengetahuan dan ajaran tentang orang Babilonia setengahnya merupakan dugaan, imajinasi, kepercayaan atau mitos pengetahuan semacam ini disebut Pseudo science (sains palsu)

Tokoh-tokoh Yunani dan lainnya yang memberikan sumbangan perubahan pemikiran pada waktu itu adalah :

  1. Anaximander, langit yang kita lihat adalah setengah saja, langit dan isinya beredar mengelilingi bumi ia juga mengajarkan membuat jam dengan tongkat.
  2.  Anaximenes, (560-520) mengatakan unsur-unsur pembentukan semua benda adalah air, seperti pendapat Thales. Air merupakan salah satu bentuk benda bila merenggang menjadi api dan bila memadat menjadi tanah.
  3. Herakleitos, (560-470) pengkoreksi pendapat Anaximenes,  justru apilah yang menyebabkan transmutasi, tanpa ada api benda-benda akan seperti apa adanya.
  4. Pythagoras (500 SM) mengatakan unsur semua benda adalah empat : yaitu tanah, api, udara dan air. Ia juga mengungkapkan dalil Pythagoras  C2 = A2 + B2, sehubungan dengan alam semesta ia mengatakan bahwa bumi adalah bulat dan seolah-olah benda lain mengitari bumi termasuk matahari.
  5. Demokritos (460-370) bila benda dibagi terus, maka pada suatu saat akan sampai pada bagian terkecil  yang disebut  Atomos atau atom, istilah atom tetap dipakai sampai saat ini namun ada perubahan konsep.
  6. Empedokles (480-430 SM) menyempurnakan pendapat Pythagoras, ia memperkenalkan tentang tenaga penyekat atau daya tarik-menarik dan data tolak-menolak. Kedua tenaga ini dapat mempersatukan atau memisahkan unsur-unsur.
  7. Plato (427-345) yang mempunyai pemikiran yang berbeda dengan orang sebelumnya, ia mengatakan bahwa keanekaragaman yang tampak ini sebenarnya hanya suatu duplikat saja dari semua yang kekal dan immatrial. Seperti serangga yang beranekaragam itu merupakan duplikat  yang tidak sempurna, yang benar adalah idea serangga.
  8. Aristoteles merupakan ahli pikir, ia membuat intisari dari ajaran orang sebelumnya ia membuang ajaran yang tidak masuk akal dan memasukkan pendapatnya sendiri. Ia mengajarkan unsur dasar alam yang disebut Hule. Zat ini tergantung kondisi sehingga dapat berwujud tanah, air, udara atau api. Terjadi transmutasi disebabkan oleh kondisi, dingin, lembah, panas dan kering. Dalam kondisi lembab hule akan berwujud sebagai api, sedang dalam kondisi kering ia berwujud tanah. Ia juga mengajarkan bahwa tidak ada ruang yang hampa, jika ruang itu tidak terisi suatu benda maka ruang itu diisi oleh ether. Aristoteles juga mengajarkan tentang klasifikasi hewan yang ada dimuka bumi ini.
  9. Ptolomeus (127-151) SM, mengatakan bahwa bumi adalah pusat tata surya (geosentris), berbentuk bulat diam seimbang tanpa tiang penyangga.
  10. Avicenna (ibn-Shina abad 11), merupakan ahli dibidang kedokteran, selain itu ahli lain dari dunia Islam yaitu Al-Biruni  seorang ahli ilmu pengetahuan asli dan komtemporer. Pada abab 9-11 ilmu pengetahuan dan filasafat Yunani banyak yang diterjemahkan dan dikembangkan dalam bahasa Arab. Kebudayaan Arab berkembang menjadi kebudayaan Internasional.


D.     LAHIRNYA ILMU ALAMIAH

            Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi suatu pengalaman. Pengalaman yang diperoleh terakumulasi oleh karena adanya kuriositas manusia. Pengalaman merupakan salah satu terbentuknya pengetahuan, yakni kumpulan fakta-fakta. Pengalaman akan bertambah terus seiring berkembangnya manusia dan mewariskan kepada generasi-generasi  berikutnya. Pertambahan pengetahuan  didorong oleh pertama untuk memuaskan diri, yang bersifat non praktis atau teoritis guna memenuhi kuriositas dan memahami hakekat alam dan isinya kedua, dorongan praktis yang memanfaatkan pengetahuan itu untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih tinggi. Dorongan pertama melahirkan Ilmu Pengetahuan Murni (Pure Science) sedang dorongan kedua menuju Ilmu Pengetahuan Terapan (Aplied Science)


E.      KRETERIA ILMIAH

            Pengetahuan masuk kategori Ilmu Pengetahuan, bila kriteria berikut dipenuhi yakni : teratur, sistemastis, berobyek, bermetoda dan berlaku secara universal.

Contoh : 1. logam yang dipanasi memuai, dimana saja tempatnya sama 2. Grafitasi Bumi.


F.      METODE ILMIAH DAN IMPLEMENTASINYA

            Segala kebenaran dalam ilmu Alamiah terletak pada metode ilmiah. Sebagai langkah pemecahan atau prosedur ilmiah dapat sebagai berikut :


  1. Penginderaan, merupakan suatu aktivitas melihat, mendengar, merasakan, mengecap terhadap suatu objek tertentu.
  2. Masalah dan problema,  menemukan masalah dengan kata lain adalah  dengan mengemukakan pertanyaan apa dan bagaimana.
  3. Hipotesis, jawaban sementara terhadap pertanyaan yang kita ajukan.
  4. Eksperimen, dari sini ilmu alamiah dan non ilmu alamiah dapat dipisahkan. Contoh dalam gejala alam tentang serangga dengan lampu (sinar biru)
  5. Teori, bukti eksperimen merupakan langkah ilmiah berikutnya yaitu teori. Dengan hasil eksperimen dari beberapa peneliti dan bukti-bukti yang menunjukkan hasil yang dapat dipercaya dan valid walaupun dengan keterbatasan tertentu. Maka disusun teori.


G.     KETERBATASAN ILMU ALAMIAH

            Untuk itu perlu dilakukan pengujian sampai dimana berlakunya metode ilmiah dan dimana metode ilmiah tidak berlaku. Untuk itu kita perlu memperhatikan :

            Pertama, Bidang ilmu Alamiah, yang menentukan bidang ilmu alamiah adalah metode ilmiah, karena bidang ilmu alamiah adalah wahana di mana metode ilmiah dapat diterapkan, sebaliknya bidang non ilmiah adalah wahana dimana metode ilmiah tidak dapat terapkan. Contoh hipotesa tentang keberadaan tuhan merupakan konsep yang tidak bisa menggunakan metode ilmiah dan apabila menggunakan konsep ini bisa menyebabkan orang Atheis.

            Kedua, tujuan ilmu Alamiah, membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah hanya dapat mengemukakan bukti kebenaran sementara dengan kata lain untuk kebenaran sementara adalah "Teori". Karena tidak ada sesuatu yang mutlak tetapi terus mengalami perubahan (contoh teori tentang bumi ini bulat)

            Ketiga. Ilmu alamiah dan nilai, ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan . Manusia pemakain ilmu alamiahlah yang menilai apakah hasil Ilmu Alamiah baik atau sebaliknya.  Contoh penemuan mesiu atau bom atom.


H.     FILSAFAT ILMU ALAMIAH

            Yang menjadi objek I. A adalah semua materi dalam alam semesta ini. I.A. meneliti sumber alam yang mengaturnya. Pertanyaan tentang siapa yang mengatur alam ini merupakan pertanyaan filsafat. Untuk itu ada 3 pandangan tentang filsafat ilmu alamiah.

            Vitalisme, merupakan suatu doktrin  yang menyatakan adanya  kekuatan diluar   alam.  Kekuatan itu melikiki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi di Alam semesta ini. (misalnya Tuhan). pendapat ini ditantang oleh beberapa orang lain karena dalam ilmu alamiah dikatakan bahwa segala sesuatunya harus dapat dianalisis secaras eksperimen. Atau harus cocok dengan metode ilmiah.

            Mekanisme, penyebab segala gerakan di alam semesta ini dikarenakan hukum alam (misalnya fisika atau kimia). Faham ini menganggap bahwa gejala pada mahluk hidup secara otomatis terjadi hanya berdasar peristiwa fisika –kimia belaka. Pandangan ini menyamakan gejala pada mahluk hidup dengan gejala benda tidak hidup sehingga perbedaan hikiki tidak ada. Dengan begitu dapat menghayutkan manusia ke pandangan materialisme yang selanjutnya kepada Atheisme.

            Agnotisme, untuk menghindari pertentangan  vitalisme dan mekanisme maka aliran ini timbul, dimana aliran ini melepaskan atau tidak memperhatikan sisi dari sang pencipta. Mereka yang mengkuti aliran ini, hanya mempelajari gejala-gejala alam saja, aliran ini banyak dianut oleh ilmuwan Barat.

            Filsafat Pancasila, paham yang menjembatani  dari 2 aliran yang menyatakan bahwa alam dan hukumnya terjadi karena ciptaan tuhan dan proses selanjutnya menurut filsafat mekanisme (hukum alam). Hukum alam adalah itu adalah sama dengan hukum Tuhan.Dapat dilihat dari kehidupan makhluk hidup dari awal sampai akhir.


I.        BAHASA ILMU ALAMIAH


            Adalah bahasa kesatuan yang utuh sebagai bentuk bahasa ilmu alamiah merupakan bahasa universal. Contoh : Air (Indonesia), Water(Inggris) bahasa ilmiahnya H2O


J.       KETERBATASAN INDERA MANUSIA

Berdasarkan penelitian terhadap indera, manusia mempunyai kisaran (range) batas yang sangat terbatas

Penglihatan, terutama terhadap cepat atau lambatnya benda bergerak (riak air atau kecepatan cahaya, atau penglihatan kita sewaktu naik kereta api yang disampingnya terdapat pohon.

Pendengaran, manusia mempunyai kemampuan pendengaran dengan kisaran frekuensinya range 
30 - 30.000 Hertz

Pengecapan dan pembauan, manusia selain mempunyai kemampuan tersebut juga mempunyai keterbatasan pembauan dan pengecapan terhadap benda yang ada dialam.

Indra kulit, manusia mampu  membedakan antara panas dan dingin secara kasar, namun manusia mempunyai keterbatasan sehingga penginderaan sering menimbulkan salah kesan dan  informasi, seperti perpindahan seseorang dari ruang panas ke dingin dibanding dengan orang yang berada diruangan yang tidak begitu panas.

K.    PENINGKATAN DAYA PENGINDERAAN

Peningkatan daya indra dapat dilakukan sehingga diperoleh hasil yang tepat dapat dilakukan dengan :

  1. Latihan, contoh pengindraan tentang bau dan bunyi (kualitas minuman anggur, teh, alat musik)
  2. Peningkatan Kewaspadaan, tingkat kewaspadaan sangat dipengaruhi oleh minat yang  menyebabkan kesimpulan berbeda, dapat dilihat pendapat beberapa orang tentang satu etalase atau laporan dari kecelakaan dari beberapa orang.
  3. Kalibrasi Instrumen (peneraan adalah membandingkan instrumen dengan  standar yang ada.
  4. Pengecekan, merupakan hal yang baik untuk menghindari kekeliruan.
  5. Eksperimen, penginderaan dalam kondisi yang dikontrol dengan eksperimen kita mengetahui faktor-faktor apa saja yang sangat mempengaruhi terhadap suatu perubahan.
  6. Penginderaan yang meliputi analisis dan sentesis, pengamatan terhadap bagian-bagian atau pengamatan secara keseluruhan.
  7. Instrumen baru, bisa melakukan pengindraan baru. Seperti lie detector, Teleskop, satelit dll.
  8. Pengukuran, merupakan ketrampilan tersendiri contoh dalam pembuatan mesin atau arsitektur.
 
L.      PEMBAGIAN ILMU PENGETAHUAN

Berdasarkan beberapa argumentasi ilmu pengetahuan dibedakan atas
1. Ilmu Pengetahuan Sosial, yakni membahas hubungan antar manusia sebagai makhluk sosial, yang selanjutnya  dibagi atas

  • Psikologi, yang mepelajari proses mental dan tingkah laku
  •  Pendidikan, proses latihan yang terarah dan sistematis menuju ke suatu tujuan
  •  Antropologi, mempelajari asal usul dan perkembangan jasmani, sosial, kebudayaan dan tingkah laku sosial
  •  Etnologi, cabang dari studi antropologi yang dilihat dari aspek sistem sosio-ekonomi dan pewarisan kebudayaan terutama keaslian budaya
  • Sejarah,  pencatatan peristiwa-persitiwa  yang telah terjadi pada suatu bangsa. Negara atau individu
  • Ekonomi, yang berhubungan dengan produksi, tukar menukar barang produksi,  pengolahan dalam lingkup rumah tangga, negara atau perusahaan.
  • Sosiologi, studi tentang tingkah laku sosial, terutama tentang asal usul organisasi, institusi, perkembangan masyarakat
2. Ilmu Pengetahuan Alam , yang membahas tentang alam semesta dengan semua isinya dan selanjutnya terbagi atas:

  •  Fisika, mempelajari benda tak hidup dari aspek wujud dengan perubahan yang bersifat sementara. Seperti : bunyi cahaya, gelombang magnet, teknik kelistrikan, teknik nuklir
  •  Kimia, mempelajari benda hidup dan tak hidup dari aspek sususan materi dan perubahan yang bersifat tetap. Kimia secara garis besar dibagi kimia organik (protein, lemak) dan kimia anorganik (NaCl), hasil dari ilmu ini dapat diciptakan seperti plastik, bahan peledak
  • Biologi, yang mempelajari makhluk hidup dan gejala-gejalanya.
  1. Botani, ilmu yang mempelajari tentang tumbuh-tumbuhan
  2. Zoologi ilmu yang mempelajrai tentang hewa
  3. Morfologi ilmu yang mempelajari tentang struktur luar makhluk hidu
  4. Anatomi suatu studi tentang struktur dalam  atau bentuk dalam mahkhluk hidup
  5. Fisiologi studi tentang fungsi atau faal/organ bagian tubuh  makhluk hidup
  6. Sitologi ilmu yang mempelajari tentang sel secara mendalam
  7. Histologi studi tentang jaringan tubuh atau organ makhluk hidup yang merupakan serentetan sel sejenis
  8. Palaentologi studi tentang makhluk hidup masa lalu.

Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa

Studi tentang bumi sebagai salah satu anggota tatasurya, dan ruang angkasa dengan benda angkasa lainnya.

  1. Geologi, yang membahas tentang struktur bumi. (yang bahasannya meliputi dari ilmu kimia dan fisika) contoh dari ilmu ini  petrologi (batu-batuan), vukanologi (gempa bumi), mineralogi (bahan-bahan mineral)
  2.  Astronomi, membahas benda-benda ruang angkasa dalam alam semesta yang meliputi bintang, planet, satelit da lain-lainnya. Manfaatnya dapat digunakan dalam navigasi, kalendar dan waktu


 SUMBER
http://www.docstoc.com/docs/47987824/ILMU-ALAMIAH-DASAR

 Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan tulisan yang anda peroleh
a.       Sebutkan dan jelaskan sifat unik dari manusia
b.      Jelaskan proses lahirnya Ilmu Pengetahuan
Jawab :                   
a. • Manusia dapat berpikir, sehingga merupakan makhluk yg cerdas dan bijaksana
• Manusia dapat  membuat alat alat & mempergunakannya, sehingga disebut manusia kerja
• Manusia dapat berbicara, pemikiran dalam otak dapat disampaikan lewat bahasa
• Manusia dapat  hidup bermasyarakat , bukan hanya bergerombol seperti binatang yang hanya kenal hukum  rimba, bahwa yg kuat  itulah yg berkuasa
• Manusia dapat  mengadakan  usaha atas dasar perhitungan  ekonomi
• Manusia dapat menyadari adanya kekuatan gaib yang  lebih hebat daripada  manusia sehingga menjadi manusia berkepercayaan
• Manusia berbudaya
•manusia yang tahu akan  keindahan
Dan  sifat unik lainnya, antara lain:
suka membunuh, mencuri, serakah, berseteru, bahkan free sex (seks bebas) ,sombong, ingkar, tidak patuh terhadap perintah Allah, dan suka menghasut ,luhur budi pekerti, baik, tunduk dan patuh kepada Allah, mulia hati dan perilakunya

b. Proses kelahiran suatu ilmu pengetahuan dimulai dari rasa keingin tahuan manusia terhadap sesuatu hal. Maka karena itu, manusia melakukan berbagai usaha atau upaya untuk mengetahuinya. Kemudian hasil penelitian tersebut  disampaikan pada masyarakat untuk dibuktikan kebenarannya. Ilmu pengetahuan juga dapat diartikan sebagai sekumpulan pengetahuan yang disusun secara sistematis, yang diperoleh dari aktivitas berpikir manusia melalui metode tertentu yang kebenarannya dapat diujikan secara kritis oleh orang lain. 

Friday, January 17, 2014

Otak

OTAK
Otak yang menakjubkan ada 100 milyar sel syaraf (neuron) yang aktif, 900 milyar neuron menempel, member nutrisi & mengisolasi sel neuron aktif. Masing-masing neuron dapat tumbuh 20.000 cabang otak kanan dan kiri.
OTAK KIRI = OTAK AKADEMIK = OTAK INSTING = OTAK KIRI = TATA BAHASA, LOGIKA, MEMORI, ANGKA, ABJAD, ANALISIS, RASIONAL, REALISASI
OTAK KANAN = OTAK KREATIVITAS = OTAK EMOSIONAL = OTAK KANAN = IRAMA, LAMUNAN, IMAJINASI, KHAYALAN. MUSIK, WARNA, DIMENSI
PERKEMBANGAN OTAK (nama lain)
- FOREBRAIN (otak depan) terdiri dari:
- TELENCEPHALON (endbrain) &
- DIENCEPHALON (interbrain)
- MIDBRAIN (otak tengah) MESENCEPHALON
- HINDBRAIN (otak belakang) terdiri dari
- METENCEPHALON (afterbrain) &
- MYELENCEPHALON (marrowbrain)
PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN FISIK OTAK
- LAHIR : 25% ukuran dewasa (+ 350 gram) 87,5 gram
- 18 bulan (1,5 thn) : 50% ukuran dewasa 175 gram
- 72 bulan (6 tahun) : 90% ukuran dewasa 315 gram
- 216 bulan (18 tahun) : 100% ukuran dewasa
PERKEMBANGAN OTAK (ENCEPHALON) SECARA EMBRIONIK
1. PROSENCEPHALON (otak depan) terdiri dari : TELENCEPHALON (Pusat penciuman) & DIENCEPHALON (Pusat pendengaran & keseimbangan)
2. MESENCEPHALON (otak tengah) TETAP Pusat penglihatan
3. RHOMBENCEPHALON (otak belakang) terdiri dari : METENCEPHALON (Pusat gerak) & MYELENCEPHALON (Pusat respirasi = Pusat pernafasan)
PERKEMBANGAN INTELEKTUAL (KECERDASAN) OTAK VERSI AMERIKA & EROPA DAN VERSI INDONESIA
è VERSI AMERIKA & EROPA LAHIR 4 THN : 50% POTENSI ORANG DEWASA
è 4 THN 8 THN : 80% POTENSI ORANG DEWASA
è 8 THN 18 THN : 100%
è POTENSI ORANG DEWASA VERSI INDONESIA LAHIR 6 BLN : 50% POTENSI ORANG DEWASA
è 6 BLN 3 THN : 80% POTENSI ORANG DEWASA
è 3 THN 18 THN : 100% POTENSI ORANG DEWASA
Struktur Membran
Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak. Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah fosfolipid, protein, oligosakarida, glikolidpid, dan kolestrol. komponen muchus membran sel semipermanen di lapisan membran
Dua Lapis Lipid
Komponen utama membran sel terdiri atas fosfolipid, selain itu terdapat senyawa lipid seperti sfingomyelin, kolesterol, dan glikolipida. Fosfolipid memiliki dua bagian yaitu bagian yang bersifat hidrofilik dan bagian yang bersifat hidrofobik. Bagian hidrofobik merupakan bagian yang terdiri atas asam lemak. Sedangkan bagian hidrofilik terdiri atas gliserol, fosfat, dan gugus tambahan seperti kolin, serin, dan lain-lain. Penamaan fosfolipid dan sifat masing-masing akan bergantung pada jenis gugus tambahan yang dimiliki oleh fosfolipid. Jenis-jenis fosfolipid penyusun membran sel antara lain adalah : fosfokolin (pc), fosfoetanolamin (pe), fosfoserin (ps), dan fosfoinositol (pi). Secara alami di alam fosfolipid akan membentuk struktur misel (struktur menyerupai bola) atau membran lipid 2 lapis. Karena strukturnya yang dinamis maka komponen fosfolipid di membran dapat melakukan pergerakan dan perpindahan posisi. Pergerakan yang terjadi antara lain adalah pergerakan secara lateral (Pergerakan molekul lipid dengan tetangganya pada monolayer membran) dan pergerakan secara flip flop (Tipe pergerakan trans bilayer).
Protein Integral Membran
Protein ini terintegrasi pada lapisan lipid dan menembus 2 lapisan lipid / transmembran. Protein integral memiliki domain membentang di luar sel dan di sitoplasma. Bersifat amfipatik, mempunyai sekuen helix protein, hidrofobik, menembus lapisan lipida, dan untaian asam amino hidrofilik. Banyak diantaranya merupakan glikoprotein, gugus gula pada sebelah luar sel. Di sintesis di RE, gula dimodifikasi di badan golgi.
Kerangka Membran
Kerangka membran atau disebut juga sitoskeleton mempunyai tiga macam jenis yaitu mikrotubulus, mikrofilamen,dan filamen intermediet.
Sistem transpor membran
Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hifrofobik(CO2, O2), dan molekul polar yang sangat kecil (air, etanol). Sementara itu, molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa), ion, dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel. Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara, yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus.
Transpor pasif
Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. Transpor pasif ini bersifat spontan.Disfusi, Osmosis, dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif. Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya. Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor.
Transpor aktif
Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein, serta ionophore. Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriersATP driven pumps, dan light driven pumps. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah, yaitu simporter dan antiporter. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah, sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri. Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin.
FUNGSI SISTEM SYARAF
1. Pusat koordinasi segala aktivitas tubuh
2. Pusat kesadaran, memori, dan intelegensi
3. Pusat “HIGHER MENTAL PROCESSES” yang terdiri dari: REASONING, THINKING &JUDGMENT
SEL SYARAF (NEURON)
1. Dendrit = uluran pendek & bercabang
2. Nukleus = inti yg mngandung kromosom gen
3. Membran sel tdd lipid atau lemak
4. Sitoplasma àbening & jernih
5. Mitokondria àmengolah makanan
6. Badan sel (soma) à bertanggung jwb untuk kehidupan sel
7. Akson = uluran panjang mengandung selaput myelin & neurilema (Schwann sheat)
8. Akson Hillock = bentuk kerucut pd pertemuan akson dan soma
9. Nodus of Ranvier à tanpa selaput myelin
10. Terminal Buttons à bg akhir akson berbentuk kancing yang berfungsi melepaskan neuro transmiter (berupa substansi kimia)
Sistem syaraf
1. System syaraf pusat (SSP) : melibatkan otak dan medulla spinalis (sumsum tulang belakang)
2. Sistem syaraf tepi (SST) : juga melibatkan otak dan medulla spinalis, hanya penyampaiannya berbeda
a. Afferent (sensorik) à reseptor ke SSP
b. Efferent (motorik) àSSP ke otot & kelenjar
A. Somatik SSP àke otot rangka
B. Otonomik SSP à ke otot polos & otot
— Jantung & kelenjar
— Simpatis
— Parasimpatis
KLASIFIKASI SISTEM SYARAF
A. BERDASARKAN JUMLAH ULURAN
1. unipolar
2. bipolar
3. multipolar
4. multipolar interneuron
B. BERDASARKAN FUNGSI
1. afferent (sensorik)
2. efferent (motorik)
3. internuncial (intermediet)
BERDASARKAN JUMLAH ULURAN
1. UNIPOLAR (PSEUDOUNIPOLAR) AKSON DAN DENDRIT dalam 1 garis pada hewan avertebrata
2. BIPOLAR AKSON DAN DENDRIT DIPISAHKAN OLEH BADAN SEL (SOMA) pada sel batang & sel kerucut mata manusia
3. MULTIPOLAR MELIBATKAN SATU AKSON dengan BANYAK DENDRIT (seperti anatomi sel syaraf pada umumnya)
4. MULTIPOLAR INTERNEURON BADAN SEL pada INTERNEURON yang MELIBATKAN BANYAK DENDRIT
BERDASARKAN FUNGSI
1. AFFERENT Penghantaran impuls dari reseptor ke sistem syaraf pusat
2. EFFERENT Penghantaran impuls dari sistem syaraf pusat ke efektor (organ target)
3. INTERMEDIET penghantaran impuls antara satu neuron dengan neuron lain pada sistem syaraf pusat
4. Motor neuron neuron yg aksonnya berakhir pd otot rangka
5. Sekretori neuron neuron yg aksonnya berakhir pd kelenjar endokrin & eksokrin
6. Asselerasi neuron neuron yg aksonya berakhir pd otot jantung & otot polos saluran pencernaan peningkatan denyut jantung (simpatis), peningkatan gerak/kerja otot polos (parasimpatis)
7. Inhibitori neuron sama dgn asselerasi neuron pengurangan denyut jantung (parasimpatis) & pengurangan gerak/kerja otot polos, saluran pencernaan (simpatis)
Fungsi selaput myelin
— Sebagai isolator
— Melindungi akson dari tekanan dan luka
— Memberi nutrisi (makanan) pada akson
— Mempercepatnya jalannya impuls syaraf àdengan cara melompat (saltatorik)
— Tanpa myelin penghantaran impuls berjalan à biasa
SYNAPSIS
Titik kontak antara neuron yg satu dgn neuron yang lainUmumnya terdapat neurotransmitter shg penghantaran impuls sampai di neuron berikutnya. Terdapat celahsynaptic vesicle yg besarnya lbh krg 200 Ao
— 1 Ao = 10 -10
Macam-macam Synapsis
1. Synapsis axosomatik à titik kontak antara akson dari neuron yang satu dengan soma (badan sel) neuron yang lain
2. Synapsis axondendritik à titik kontak antara akson dari neuron yang satu dengan dendrit neuron yang lain
3. Synapsis axoaxonik à titik kontak antara akson dari neuron yang satu dengan akson neuron yang lain = axoneuritik
Karakteristika Synapsis
— Berjalan satu arah à dari dendrit ke soma à dari soma ke akson untuk satu neuron
— Adanya perlambatan (delay) karena di lepaskannya senyawa pada terminal syaraf ke neuron berikutnya
— Sangat peka terhadap kelelahan (fatique)
— Sangat peka terhadap obat-2an à bisa meningkatkan dan bisa juga menurunkan
Lintasan Syaraf
— Di otak :
1. asosiasi : Penghantaran impuls dari satu titik ke titik lain pd belahan otak yg sama (bisa bolak balik)
2. proyeksi : Penghantaran impuls dari satu titik di belahan otak mana saja ke medula spinalis (tidak bisa bolak balik)
3. comisura : Penghantaran impuls dari satu titik ke titik lain pd belahan otak yang berbeda
— Di medula spinalis
— Ascendens: Penghantaran impuls yg menuju ke otak
— Descendens: Penghantaran impuls yg meninggalkan otak
SEL-SEL PENDUKUNG SISTEM SYARAF PUSAT
— SEL GLIA & SEL SATELIT
— Sel glia (neuroglia) à nerve glue = perekat syaraf yang mempunyai fungsi:
1. Meletakkan CNS (CENTRAL NERVE SYSTEM) menjadi satu bagian yang utuh
2. Mengontrol persediaan substansi kimia yang diperlukan neuron untuk komunikasi dengan neuron lain.
3. Melindungi neuron yang satu dari pengaruh yang lain sehingga pesan yang disampaikan tidak campur aduk
4. Memusnahkan dan melepaskan neuron yang mati akibat kecelakaan atau proses penuaan
Macam-macam sel glia
— Astrocyte = Astroglia = sel bintang à mempunyai fungsi memberi dukungan secara fisik terhadap neuron (memperkuat rekatan glia pada pada neuron); membersihkan substansi-substansi yang tidak berguna dalam otak karena mempunyai sifat fagositosit; mengatur pencairan kimia di sekeliling neuron; melindungi synapsis.
— Oligodendroglia à mempunyai fungsi mendukung akson dan memproduksi serat-serat selaput myelin sebagai pelindung akson
— Sel satelit berlangsung pada SSP (PNS = PERIPHERAL NERVE SYSTEM)
— Fungsi sel satelit à member dukungan terhadap neuron di luar CNS (CENTRAL NERVE SYSTEM), terutama disyaraf (kumpulan akson di PNS) & organ-organ pengindera
— Yang bersifat seperti oligodendroglia di PNS (PERIPHERAL NERVE SYSTEM) à Schwann cell
— Schwann cell berbeda dari oligodendroglia dalam hal pembangunan sel baru bila terjadi kerusakan pada syaraf tepi, sel ini menolong pembangunan akson yang mati dan rusak
POLARISASI, DEPOLARISASI & REPOLARISASI
Polarisasi adalah kondisi syaraf dalam keadaan istirahat artinya permukaan luar bermuatan positif, bagian dalam bermuatan negatif, bila salah satu bagian dirangsang akan terjadi depolarisasi yaitu perbedaan muatan dimana yang luar bermuatan positif jadi negatif dan muatan yang dalam bermuatan negatif menjadi positif. Jika luar atau dalam terjadi perbedaan muatan akan menyebabkan arus listrik atau arus local yang akan menyebabkan depolarisasi seluruhnya sampai penjalaran impuls berjalan mulus. Repolarisasi setelah penjalaran akan kembali dan selanjutnya akan mengalami istirahat kembali.
SYARAF KRANIALIS & SYARAF SPINALIS
a. Syaraf Kranialis ada 12 pasang, kecuali pada kelas Pisces & kelas Amphibia hanya ada 10 pasang
b. Penulisan syaraf kranialis dengan angka romawià I s/d XII
c. Syaraf spinalis keluar dari masing-2 antara dua tulang vertebrae
d. Penulisan syaraf spinalis dengan angka latin biasa
SYARAF KRANIALIS
a. I àOlfaktori untuk penciuman
b. II àOptik untuk penglihatan
c. III àOkulumotor untuk gerakan bola mata, mengontrol pupil mata serta lensa dan mengontrol air mata
d. IV àTroklear untuk gerakan bola mata (gerakan kiri kanan, atas bawah) serta berputar
e. V àTrigeminal untuk sensasi di bagian muka serta mengunyahsekitar rahang atas, sekitar rahang bawah dan sekitar daerah mata (opthalmic)
f. VI àAbducens untuk gerakan bola mata terutama untuk melihat benda yang jauh
g. VII àFasialis untuk otot muka, mimik muka, kelenjar air liur dan rasa (lidah)
h. VIII Auditori untuk pendengaran & keseimbangancabang akustik, pendengaran & cabang vestibular keseimbangan
i. IX Glossopharyngeal = glossus = lidah; pharyng = esophagus untuk otot-otot kerongkongan, kelenjar air liur dan rasa (lidah)
j. X à Vagus untuk kontrol parasimpatik dari organ-2 internal; sensasi dari organ-organ internal serta rasa (lidah); juga sebagai pengontrol kerja syaraf kranialis yang lain
k. XI àSpinal asesoris untuk otot otot kepala dan leher
l. XII à Hypoglossal (hipo = bawah; glossus = lidah) untuk otot-otot lidah & leher
Vertebrae leher (servikalis, 7 ruas); vertebrae dada/punggung (thorakalis = sternalis, 12 ruas); vertebrae pinggang (lumbalis, 5 ruas); panggul (sakralis, 4 ruas bersatu =fusi); ekor (kaudalis = coccygi, 3 ruas bersatu (fusi). Selain mempersyarafi sesuai dengan nama-2nya, syaraf spinalis juga mempersyarafi bagian lain.
- Kepala = kaputalis = kranialis; mata = orbitalis; kelopak mata atas = palpebra superis; kelopak mata bawah = palpebra inferis; hidung = nasalis; rahang atas = maksilaris; rahang bawah = mandibularis; dahi = frontalis; pipi = zigomatis; telinga = otis
- Bahu = pektoralis; belikat = skapularis
- Lengan secara keseluruhan = humeralis; tdd: lengan atas = brakhialis; lengan bawah = antebrakhialis; tdd: yg berhubungan dgn ibu jari = radialis; yg berhubungan dgn kelingking = ulnalis; telapak tangan = palmatis = karpalis;
- Jari-2 = digitalis; tdd: ibu jari tangan = polluksis; ibu jari kaki = halluksis; sementara jari-2 yang lain tidak ada beda, yaitu: telunjuk = sekundalis; tengah = medialis; manis = annulis; kelingking = minimalis
- Punggung = dorsalis; perut = ventralis = abdominalis; samping tubuh = lateralis
- Paha = femoralis; tlg kering = tibialis; betis = fibulalis; telapak kaki = tarsalis; tempurung lutut = patelis = patelalis
- Diafragma = phrenikus
- Ereksi pd penis pria & klitoris wanita = erigenus
Bila otak dibagi dua disebut potongan longitudinal sehingga kita mempunyai otak kiri (sinistra) dan kanan (dekstra). Bila otak dibagi secara vertikal disebut potongan melintang sehingga kita mempunyai bagian depan (anterior = kranial) dan bgn belakang (posterior = kaudal). Bila otak dibagi secara horizontal disebut potongan membujur sehingga kita mempunyai bagian atas (superior) dan bagian bawah (inferior).
Bagian-bagian otak
— FRONTAL LOBES: daerah pengontrol gerakan tubuh, kerusakan bagian ini akan menyebabkan gangguan terhadap gerakan khusus jari-jari.
— PARIETAL LOBES: memberikan informasi dari indera kulit.
Hubungan Fisiologis
Hubungan fisiologis dengan lingkungan maupun perilaku manusia adalah pembagian ilmu syaraf perilaku (psikologi biologis yang mempelajari mekanisme saraf persepsi dan perilaku melalui manipulasi langsung otak binatang bukan manusia subjek dalam eksperimen terkontrol. Berbeda dengan subdivisi lain dalam psikologi biologis, focus utama fisiologis penelitian psikologis adalah pengembangan teori-teori yang menjelaskan hubungan perilaku otak daripada pengembangan penelitian yang memiliki nilai translasi. Kadang-kadang di sebut dengan psikofiosiologi, dan dalam beberapa tahun terakhir disebut neuroscience kognitif. Salah satu contoh dari riset psikologi fisiologis adalah studi tentang peran hipokampus dalam belajar dan memori. Hal ini dapat dicapai dengan operasi pengangkatan hippocampus dari otak tikus yang diikuti oleh memori penilaian tugas oleh tikus yang sama.
Penginderaan
ENDOKRIN
Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless) yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk mempengaruhi organ-organ lain. Hormon bertindak sebagai “pembawa pesan” dan dibawa oleh aliran darah ke berbagai sel dalam tubuh, yang selanjutnya akan menerjemahkan “pesan” tersebut menjadi suatu tindakan. Sistem endokrin tidak memasukkan kelenjar eksokrin seperti kelenjar ludahkelenjar keringat, dan kelenjar-kelenjar lain dalam saluran gastroinstestin.
Jaringan sekretoris
Jaringan sekretoris disebut juga kelenjar internal karena senyawa yang dihasilkan tidak keluar dari tubuh. Jaringan sekretoris dibagi menjadi sel kelenjar, saluran kelenjar, dan saluran getah. Sel kelenjar mengandung bermacam senyawa hasil metabolisme. Saluran kelanjar adalah sel berdinding tipis dengan protoplasma yang kental mengelilingi suatu ruas berisi senyawa yang dihasilkan oleh sel-sel tersebut. Saluran getah terdiri atas sel-sel atau sederet sel yang mengalami fusi, berisi getah, dan membentuk suatu sistem jaringan yang menembus jaringan-jaringan lain.
a. Hipofisis
Kelenjar ini terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya. Oleh karena itu kelenjar hipofisis disebut master gland. Kelenjar hipofisis dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian anterior, bagian tengah, dan bagian posterior.
1. Hipofisis bagian anterior. Hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis bagian anterior.
2. Hipofisis bagian tengah. Menghasilkan hormon perangsang melanosit atau Melanosit Stimulating Hormon MSH). Apabila hormon ini banyak dihasilkan maka menyebabkan kulit menjadi hitam.
3. Hipofisis bagian posterior.
b. Tiroid / Kelenjar Gondok
Tiroid merupakan kelenjar yang berbentuk cuping kembar dan di antara keduanya dapat daerah yang menggenting. Kelenjar ini terdapat di bawah jakun di depan trakea. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh.
Tiroksin mengandung banyak iodium. Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok karena kelenjar ini harus bekerja keras untuk membentuk tiroksin. Kekurangan tiroksin menurunkan kecepatan metabolisme sehingga pertumbuhan lambat dan kecerdasan menurun. Bila ini terjadi pada anak-anak mengakibatkan kretinisme, yaitu kelainan fisik dan mental yang menyebabkan anak tumbuh kerdil dan idiot. Kekurangan iodium yang masih ringan dapat diperbaiki dengan menambahkan garam iodium di dalam makanan.
Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala sebagai berikut; kecepatan metabolisme meningkat, denyut nadi bertambah, gelisah, gugup, dan merasa demam. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar.
c. Paratiroid / Kelenjar Anak Gondok
Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfungsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah. Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun, kejang di tangan dan kaki, jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal, gelisah, sukar tidur, dan kesemutan.
Tumor paratiroid menyebabkan kadar parathormon terlalu banyak di dalam darah. Hal ini mengakibatkan terambilnya fosfor dan kalsium dalam tulang, sehingga urin banyak mengandung kapur dan fosfor. Pada orang yang terserang penyakit ini tulang mudah sekali patah. Penyakit ini disebut von Recklinghousen.
d. Kelenjar Adrenal / Suprarenal / Anak Ginjal
Kelenjar ini berbentuk bola, menempel pada bagian atas ginjal. Pada setiap ginjal terdapat satu kelenjar suprarenal dan dibagi atas dua bagian, yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula). Kerusakan pada bagian korteks mengakibatkan penyakit Addisondengan gejala sebagai berikut : timbul kelelahan, nafsu makan berkurang, mual, muntah-muntah, terasa sakit di dalam tubuh. Dalam keadaan ketakutan atau dalam keadaan bahaya, produksi adrenalin meningkat sehingga denyut jantung meningkat dan memompa darah lebih banyak. Gejala lainnya adalah melebarnya saluran bronkiolus, melebarnya pupil mata, kelopak mata terbuka lebar, dan diikuti dengan rambut berdiri.
e. Pankreas
Ada beberapa kelompok sel pada pankreas yang dikenal sebagai pulau Langerhans berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. Hormon ini berfungsi mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. Kelebihan glukosa akan dibawa ke sel hati dan selanjutnya akan dirombak menjadi glikogen untuk disimpan. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan penyakit diabetes. Selain menghasilkan insulin, pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bekerja antagonis dengan hormon insulin.
f. Ovarium
Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. Selain menghasilkan sel telur, ovarium juga menghasilkan hormon. Ada dua macam hormon yang dihasilkan ovarium yaitu sebagai berikut.
1. Estrogen. Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. Contohnya, perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus.
2. Progesteron. Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi. Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. Dengan demikian, kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan.
e. Testis
Seperti halnya ovarium, testis adalah organ reproduksi khusus pada pria. Selain menghasilkan sperma, testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen, yaitu testosteron. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. Misalnya suaranya membesar, mempunyai kumis, dan jakun.
f. Hormon
Hormon (dari bahasa Yunaniόρμήhorman – “yang menggerakkan”) adalah pembawa pesan kimiawi antarsel atau antarkelompok sel. Semua organisme multiselular, termasuk tumbuhan (lihat artikel hormon tumbuhan), memproduksi hormon. Hormon berfungsi untuk memberikan sinyal ke sel target yang selanjutnya akan melakukan suatu tindakan atau aktivitas tertentu.
Tindakan yang dilakukan karena pesan hormon sangat bervariasi, termasuk di antaranya adalah perangsangan atau penghambatanpertumbuhan serta apoptosis (kematian sel terprogram), pengaktifan atau penonaktifan sistem kekebalan, pengaturan metabolisme dan persiapan aktivitas baru (misalnya terbang, kawin, dan perawatan anak), atau fase kehidupan (misalnya pubertas dan menopause). Pada banyak kasus, satu hormon dapat mengatur produksi dan pelepasan hormon lainnya. Hormon juga mengatur siklus reproduksipada hampir semua organisme multiselular.
Pada prinsipnya pengaturan produksi hormon dilakukan oleh hipotalamus (bagian dari otak). Hipotalamus mengontrol sekresi banyak kelenjar yang lain, terutama melalui kelenjar pituitari, yang juga mengontrol kelenjar-kelenjar lain. Hipotalamus akan memerintahkan kelenjar pituitari untu mensekresikan hormonnya dengan mengirim faktor regulasi ke lobus anteriornya dan mengirim impuls saraf ke posteriornya dan mengirim impuls saraf ke lobus posteriornya.
· Faktor Regulasi
Faktor regulasi adalah senyawa kimia yang mengontrol produksi sejumlah hormon yang memiliki fungsi penting bagi tubuh. Senyawa tersebut dikirim ke lobus anterior kelenjar pituitari oleh hipotalamus. Terdapat 2 faktor regulasi, yaitu faktor pelepas (releasing factor) yang menyebabkan kelenjar pituitari mensekresikan hormon tertentu dan faktor penghambat (inhibiting factor) yang dapat menghentikan sekresi hormon tersebut. Sebagai contoh adalah FSHRF (faktor pelepas FSH) dan LHRF (faktor pelepas LH) yang menyebabkan dilepaskannya hormon FSH dan LH.
· Hormon Antagonistik
Hormon antagonistik merupakan hormon yang menyebabkan efek yang berlawanan, contohnya glukagon dan insulin. Saat kadar gula darah sangat turun, pankreas akan memproduksi glukagon untuk meningkatkannya lagi. Kadar glukosa yang tinggi menyebabkan pankreas memproduksi insulin untuk menurunkan kadar glukosa tersebut.